Header Ads

Di Agara Jatah Minyak SPBU Habis Terjual ke Pengecer

Dari: Ahmad Ubaidi
Topik: [kutacane] Di Agara Jatah Minyak SPBU Habis Terjual ke Pengecer
Kepada: "agaramedia. com"
Tanggal: Kamis, 11 Desember, 2008, 3:14 AM


KUTACANE - Penjualan bahan bakar minyak (BBM) yang dilakukan pihak SPBU pada pengecer sangat marak terjadi di Aceh Tenggara (Agara). Kondisi ini menyebabkan stok BBM menjadi cepat habis sehingga harga jual di kalangan pengecer pun meningkat tajam, mencapai Rp 8.000 per liter untuk jenis premium/bensin.

SPBU Lawe Desky, di Kecamatan Babul Makmur, menurut laporan warga setempat, merupakan satu dari tiga SPBU di Agara yang sering melakukan aksi jual tersebut. Setiap harinya, minyak yang dijual mencapai ratusan jeriken dan drum.

“Kalau harga minyak mahal, maka tak ada lagi minyak subsidi untuk masyarakat. Ini terjadi karena lemahnya pengawasan Pertamina,” kata Hadi, warga Lawe Sigala-gala, kepada Serambi, Jumat (5/12).

Pengisian ke dalam jeriken dan drum itu bebas dilakukan sepanjang hari sehingga menyebabkan menimbulkan antrean panjang kendaraan. Karena itu, Hadi meminta kepada pihak Pertamina dan aparat penegak hukum untuk menindak SPBU yang telah merugikan masyarakat tersebut.

Sementara seorang pekerja SPBU Lawe Desky yang tak mau ditulis namanya, saat dikonfirmasi mengakui kalau selama ini minyak memang banyak habis terjual ke pengecer, dan itu semua dilakukan atas perintah atasannya.

Kondisi ini mendapat perhatian serius dari Forum Komunikasi Masyarakat Sipil (FKMS) Aceh Tenggara. Koordinator FKMS, Ubaidi, bahkan mensinyalir kalau selama ini SPBU-SPBU di Agara juga melakukan penjualan minyak kepada usaha-usaha industri.

Tiga SPBU dengan jatah alokasi masing-masing sebesar 18.000 ton per hari, menurutnya cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Agara. Karena itu, dia menilai ada permainan yang dilakukan oknum-oknum tertentu yang menyebabkan minyak dapat dioplos hingga ke Kabupaten gayo Lues.

“Untuk, itu, FKMS Agara meminta kepada aparat keamanan dan DPRK agar membentuk tim khusus memberantas pengoplos minyak,” tandas Ubaida.(as)

No comments